Showing posts with label Belajar. Show all posts
Showing posts with label Belajar. Show all posts

Tuesday, January 10, 2012

Belajar Seluk Beluk Budidaya dan Produksi Baglog Jamur

Praktik Pengepresan Baglog 200x150 Belajar Seluk Beluk Budidaya dan Produksi Baglog Jamur “Panen Untung Budidaya Jamur” kembali menjadi tema pelatihan produksi baglog (pembibitan) dan budidaya jamur tiram yang diselenggarakan oleh Lantabura Media (LM). Untuk kesembilan kalinya, pelatihan yang bertujuan untuk menciptakan pelaku dan petani jamur yang handal tersebut digelar selama dua hari, yaitu Jumat dan Sabtu (16-17 Desember 2011). Dalam pelatihan tersebut, peserta dibekali ilmu teori mengenai seluk-beluk budidaya jamur, proses budidaya jamur, sampai dengan trik-trik pemasarannya. Selain itu, peserta juga merasakan langsung praktik pembuatan media tanam/ baglog jamur tiram, dari mulai pemilihan bahan baku, sampai dengan proses inkubasi (penumbuhan miselium).

Pelatihan kali ini diikuti 3 (tiga) orang peserta, yaitu Aziz M (28) dari Surabaya, Gunandi (30) dan Kasman (27) dari Tg. Balai Karimun Kep. Riau. Ketiga orang peserta terlihat antusias mengikuti rangkaian pelatihan bisnis jamur yang disusun oleh tim training dari Lantabura Media. Pada sesi pertama hari Jumat (16/12), peserta memperoleh materi pengenalan jamur dan seluk-beluk budidayanya. Kemudian siang harinya, mereka (peserta) melakukan praktik pembuatan media tanam/ baglog jamur tiram dipandu langsung oleh pemateri. Tahapan produksi baglog yang mereka praktikkan antara lain pemilihan bahan baku, pencampuran bahan baku, pengepresan, proses inokulasi, sterilisasi, sampai dengan inkubasi (penumbuhan miselium jamur).

Kunjungan ke Aneka Mesin 200x151 Belajar Seluk Beluk Budidaya dan Produksi Baglog Jamur Setelah memperoleh materi praktik, peserta kemudian diajak untuk mengunjungi Aneka Mesin. Di Aneka Mesin, peserta berkesempatan untuk melihat dan mengetahui proses produksi mesin-mesin tepat guna, terutama yang berkaitan langsung dengan produksi jamur, seperti mesin press baglog dan mesin spinner (untuk olahan jamur). Peserta memperoleh penjelasan langsung dari staff teknik Aneka Mesin mengenai proses pembuatan, spesifikasi mesin, dan fungsi masing-masing mesin.

Pada hari kedua pelatihan Sabtu (17/12), ketiga orang peserta mengawali sesi pelatihan dengan penjelasan mengenai kelas online jamur dari Lantabura Media. Setelah itu, dilanjutkan kembali dengan materi teori yang belum disampaikan pada hari sebelumnya. Analisa usaha menjadi materi pokok yang diberikan pemateri kepada para peserta. Dari materi tersebut, peserta memperoleh gambaran riil tentang arus biaya, baik untuk budidaya jamur, maupun pembibitan jamur.

Menikmati Aneka Olahan Jamur 200x144 Belajar Seluk Beluk Budidaya dan Produksi Baglog Jamur Untuk menjawab rasa penasaran peserta terhadap produk olahan jamur, mereka kemudian diajak untuk santap siang dengan menu serba jamur. Sate jamur, tongseng jamur, pepes jamur, rendang jamur, jamur bakar, dan lumpia jamur, merupakan beberapa sajian menu olahan jamur yang dinikmati peserta pada waktu tersebut. Kenikmatan aneka olahan jamur dan peluang usahanya membuat ketiga peserta semakin yakin untuk mengembangkan usaha jamur di tempat tinggalnya masing-masing.

Kelas pelatihan kemudian diakhiri dengan kunjungan langsung ke salah seorang petani jamur yang sudah lama membudidayakan jamur. Disitu, peserta mendapat penjelasan mengenai bentuk rumah/ kumbung jamur yang ideal, serta berbagi pengalaman dengan si petani jamur. Masing-masing mengamati dengan seksama setiap sudut kumbung jamur, baik mengenai kapasitas, pengaturan rak, sampai dengan perawatan sehari-hari jamur tersebut.

Tim bisnisUKM


View the original article here

Tuesday, December 20, 2011

Belajar Sukses Menjadi Seorang Entrepreneur

sukses entrepreneur 200x146 Belajar Sukses Menjadi Seorang EntrepreneurTak bisa dipungkiri bila meniti karir di dunia usaha membutuhkan perjuangan dan ketekunan yang cukup besar. Sukses tidaknya karir seorang entrepreneur bahkan ditentukan langsung dari besar kecilnya usaha yang mereka jalankan. Semakin besar langkah usaha yang mereka jalankan, maka semakin besar pula peluang mereka untuk mendapatkan kesuksesan. Dan begitu juga sebaliknya, bila seorang entrepreneur cenderung pasif dan mudah menyerah dengan berbagai masalah perusahaan, maka bisa dipastikan bila karirnya tidak bisa berkembang dan bisnisnya pun akan tenggelam di tengah ketatnya persaingan pasar.

Karenanya, agar karir Anda di dunia usaha semakin meningkat tajam. Berikut kami informasikan beberapa tips belajar sukses menjadi seorang entrepreneur yang bisa Anda terapkan.

Segera penuhi target bisnis Anda. Mulailah segera bertindak dan penuhi target-target yang telah Anda tentukan. Dengan membiasakan diri untuk selalu disiplin dalam memenuhi target kerja, maka semua tugas Anda bisa terselesaikan dengan tuntas dan jalan Anda untuk menuju puncak kesuksesan semakin terbuka lebar. Semakin cepat Anda menyelesaikan target-target kecil, maka semakin cepat pula bisnis Anda mencapai puncak kesuksesannya.Prioritaskan hal yang penting. Untuk bisa mencapai kesuksesan bisnis Anda, tetaplah fokus pada tujuan utama yang ingin diraih dan prioritaskan pikiran serta tenaga Anda pada hal-hal yang bersifat penting. Sebisa mungkin kurangi beberapa kegiatan yang berprioritas rendah, karena hal tersebut hanya akan merusak fokus Anda dan mengurangi kualitas output yang dihasilkan.strategi bisnis 200x133 Belajar Sukses Menjadi Seorang EntrepreneurOptimis dalam meraih sukses bisnis. Dengan berbekal optimisme yang cukup tinggi, seorang pelaku usaha bisa mendapatkan hasil kerja melebihi dari apa yang mereka targetkan. Untuk itu, karakter optimis harus tertanam dalam diri setiap entrepreneur guna menguatkan langkah mereka dalam meraih sukses usaha.Berusaha menjadi entrepreneur yang expert. Ketika merintis sebuah usaha, belajarlah menjadi seorang yang ahli di bidang usaha yang Anda tekuni. Sebab, semakin tinggi keahlian yang Anda miliki, maka semakin besar pula peluang Anda untuk memuaskan para pelanggan dan menutup pintu bagi para pesaing untuk mengikuti jejak kesuksesan bisnis Anda.Jadilah solusi bagi permasalahan para konsumen. Kodrat pelaku usaha yaitu memenuhi kebutuhan konsumen dan menjadi solusi terbaik bagi permasalahan yang mereka hadapi. Ketika solusi yang kita berikan bisa menyelesaikan permasalahan para konsumen, maka mereka pun tidak segan-segan untuk semakin loyal dengan produk atau jasa yang kita tawarkan. Karenanya, jadikan bisnis Anda sebagai solusi terbaik bagi konsumen dan pastikan pintu kesuksesan semakin terbuka lebar setiap harinya.

Semoga sedikit tips bisnis pada pekan ini bisa memberikan pencerahan bagi para pembaca dan menginspirasi para entrepreneur di Indonesia untuk terus berkarya dan tak mudah putus asa. Salam sukses.

Sumber gambar :1. http://www.webe.com.au/files/webecom/imagecache/story_full/28:10%20-%20Successful%20Entrepreneurs.jpg2. http://www.breakingthe9to5jail.com/wp-content/uploads/2011/02/dreamstime_6964550.jpg

View the original article here

Monday, December 19, 2011

Belajar dan Bermain Bersama Talentatoys

Kreasi Talentatoys Mainan Huruf 200x145 Belajar dan Bermain Bersama Talentatoys Mainan bagi sebagian orang dijadikan sebagai media untuk proses belajar, bermain, dan mengenal sesuatu yang baru. Tidak hanya anak-anak, orang dewasa pun banyak yang masih tergila-gila dengan aneka jenis mainan. Di era modern seperti saat ini, tidak sulit rasanya untuk menemukan beragam jenis mainan, baik jenis tradisional hingga yang bersinggungan dengan perkembangan teknologi. Banyaknya jenis mainan yang ada di pasaran. berbanding lurus dengan penggemarnya yang makin hari kian meningkat. Permintaan produk mainan yang semakin tinggi tersebut memberikan peluang bagi banyak pihak untuk menekuni bisnis dalam bidang produksi aneka jenis mainan.

Salah seorang pihak yang kemudian memanfaatkan peluang tersebut adalah Bapak Anton Heri Riyantono (48), yang mendirikan usaha Alat Peraga Edukasi (APE)/ Edutoys dengan nama Talentatoys. Ditemui tim liputan bisnisUKM di kediamannya Rabu (14/12), Pak Anton menuturkan awal mula memiliki ide untuk memproduksi APE sekitar tahun 2007. “Sebelumnya saya sudah pernah menjalankan bisnis budidaya jamur kuping, kemudian tahun 2000 mulai menekuni bisnis Music Percussion, setelah 7 tahun menjalankan bisnis tersebut (Music Percussion), saya memiliki ide untuk mengembangkan usaha lain lagi, yaitu Alat Peraga Edukasi,” jelasnya.

Edutoys Music Percussion 160x200 Belajar dan Bermain Bersama Talentatoys Diakui Pak Anton, ide untuk mengkreasi APE juga atas pertimbangan sang isteri Ibu Bilaksmi Eti Nursari (48), yang ingin memanfaatkan limbah kayu yang ada di sekitar tempat tinggalnya. “Banyaknya limbah kayu yang ada awalnya membuat kami berfikir mau diapakan, kemudian timbul ide untuk mempelajari kreasi APE, setelah itu kami aplikasikan hingga mampu berproduksi seperti saat ini,” imbuh ayah dua orang putra tersebut. Dengan bekal buku referensi dan tidak segan untuk bertanya dengan orang lain, membuat Talentatoys saat ini memiliki ratusan desain produk APE dan Music Percussion yang mampu bersaing di pasaran.

Seiring berjalannya waktu, Pak Anton kini tidak lagi menggunakan bahan baku yang berasal dari limbah kayu, namun sudah menggunakan kayu yang memang benar-benar berkualitas unggul. “Saat ini  bahan baku APE kami peroleh dari lokal sini (Jogja), biasanya berupa kayu pinus, kayu mahoni, serta MDF, sementara untuk music percussion biasanya menggunakan kayu munggur,” jelasnya. Diakui Pak Anton, dengan 1 kubik bahan baku, dirinya sudah bisa membuat ratusan pcs produk beragam jenis. Hal tersebut cukup menguntungkan, karena untuk memproduksi 1 jenis produk APE, tidak perlu mengeluarkan biaya bahan baku yang besar.

Proses Produksi Talentatoys 200x144 Belajar dan Bermain Bersama Talentatoys Dibantu 6 orang tenaga produksinya, saat ini Talentatoys mampu memproduksi kurang lebih 300-400 psc produk/ bulannya. “Kami rutin berproduksi setiap hari, karena kami sadar produk kami ini termasuk handmade, yang membutuhkan waktu dalam proses membuatnya, sehingga memang diperlukan timing produksi yang tepat agar tidak kualahan ketika memperoleh pesanan dalam jumlah yang besar,” terang Pak Anton. Lokasi produksi yang berada dalam area tempat tinggalnya, yaitu Griya Mulya Asri K-5, Mayungan, Potorono, Yogyakarta, membuat Pak Anton dengan mudah melakukan kontrol pada setiap produk kreasi yang dihasilkan.

Untuk produk APE yang diproduksi antara lain Alat Latih Motorik Halus, Alat Latih Ketrampilan, Mainan Bergerak, Mainan Huruf, Mainan Berhitung, Menara Susun, Papan Susun, dan Aneka Puzzle. Sementara produk music percussion berupa rebana polos, rebana bergambar, tambourine, kendang, bodhran, maracas, shaker, dll. Berbagai jenis produk tersebut dijual dengan harga Rp.9.000,00 s.d. 100.000/ pcs. Selain kedua jenis produk itu (APE dan music percussion), Pak Anton juga memproduksi gamelan serta bahan baku perkusi berupa kulit.

Aneka jenis produk kreasi Talentatoys dipasarkan hampir ke seluruh wilayah di tanah air. “Untuk produk APE, hanya wilayah Papua yang belum kami jangkau, sementara untuk music percussion sudah dipasarkan hingga ke luar negeri melalui pelanggan tetap kami yang berdomisili di Bali,” lanjut Pak Anton. Luasnya cakupan pemasaran Talentatoys tidak terlepas dari sistem pemasaran yang selama ini mereka jalankan. Selain melalui media online (website, jejaring sosial), Pak Anton dan timnya sering mengikuti pameran produk kreasi yang diselenggarakan tingkat lokal maupun nasional. “Saat ini kami juga memiliki 7 orang reseller, serta menitipkan (konsinyasi) di beberapa swalayan di Jogja,” tambahnya.

Bapak Anton Heri Riyantono 200x155 Belajar dan Bermain Bersama Talentatoys Saat ini, dalam sebulan Talentatoys mampu memperoleh omzet rata-rata 15 juta untuk produk APE, dan 20 juta untuk music percussion. “Secara umum, untuk omzet dibandingkan tahun-tahun yang lalu, mengalami penurunan yang cukup signifikan, selain dikarenakan terjadinya krisis global yang melanda Amerika dan Eropa, daya beli masyarakat kita juga makin hari kian menurun,” keluhnya. Kendati pasar secara umum sedang ‘tidak bersahabat’, Pak Anton tidak lantas menyerah. Beliau memiliki strategi pemasaran yang saat ini dirasa paling efektif untuk dijalankan, yaitu door to door ke seluruh lembaga pendidikan dasar (TK, PAUD) yang ada di Indonesia.

Dalam menjalankan usahanya, Pak Anton selalu berpegangan pada prinsip hidup yang selalu dilakoninya. Keikhlasan, Kejujuran, dan Kerja Keras menjadi pedoman hidup beliau ketika berhadapan dengan kerasnya persaingan dunia usaha. Terlebih sejak dahulu, Pak Anton memiliki motivasi untuk menyenangkan orang lain, yaitu bisa memberikan lapangan pekerjaan bagi orang lain. “Sehingga, apa yang menjadi impian saya tersebut saat ini sedikit banyak sudah bisa terwujud,” kata Pak Anton sekaligus menutup wawancara pada sore hari itu.

Tim liputan bisnisUKM


View the original article here